I.Tingkatan Manajemen :
1. Manajer Lini – Pertama
2. Manager Menengah
3. Manager Puncak
II.Tugas-tugas Penting Manajer :
1.Manajer Bekerja dgn dan melalui orang lain.
2.Menajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan2 yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas.
3.Manajer bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan.
4.Manajer harus berpikir secara kritis dan konseptual.
5.Manajer adalah seorang Mediator.
6.Manajer adalah seorang Politisi.
7.Manajer adalah seorang Diplomat.
8.Manajer mengambil Keputusan2 Sulit.
III.Ketrampilan Manajerial :
1.Ketrampilan Konseptual.
2.Ketrampilan Kemanusiaan.
3.Ketrampilan Administrasi.
4.Ketrampilan Teknik.
Teori adalah serangkaian konsep dan ide yang secara sistematis menjelaskan dan meramalkan perilaku fisik dan sosial.
Perkembangan teori manajemen:
Seperti semua bidang studi lainnya, perkembangan teori manajemen terjadi sangat pesat.oleh karna itu, agar pembahasan dan pemahaman tentang manajemen mengenai sasaran,perlu diketahui terlebih dahulu proses perkembangan teori-teori dan prinsip-prinsip manajemen yang akan memberikan “landasan” kuat bagi pemahaman perkembangan selanjutnya.
Teori Manajemen Klasik:
Sebelum sejarah yang di sebut zaman manajemen ilmiah muncul,telah terjadi revolusi industri pada abad ke 19, yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan suatu pendekatan manajemen yang sistematik.
Perkembangan Awal Teori Manajemen:
Ada dua tokoh manajemen, yang mengawali munculnya manajemen ilmiah, yang akan di bahas disini, yakni Robert Owen dan Charles Babbage.
Robert Owen (1771-1858). Pada pemulaan tahun 1800an Robert Owen, seorang manjemen pabrik pemintalan kapas di newlanark skotlandia, menekankan pentingnya unsure manusia dalam produksi.
Charles Babbage (1792-1871). Charles Babbage,seorang professor matematika dari inggris, mencurahkan banyak waktu untuk membuat operasi-operasi pabrik menjadi lebih efisien.
Manajemen Ilmiah:
Frederick W.taylor (1856-1915). Manajemen ilmiah mula-mula di kembangkan oleh Frederick winslow taylor sekitar tahun 1900an. Karna karyanya tersebut, Taylor di sebut sebagai “bapak manajemen ilmiah”. Dalam bukunya literature, manajemen ilmiah sering di artikan berbeda-beda. Manfaat yang didapat dari pengembangan teknik-teknik manajemen ilmiah ini tampak pada perkembangan teknik-teknik riset operasi, simulasi, otomatisasi dan sebagainya dalam memecahkan masalah-masalah manajemen.
Teori Organisasi Klasik:
1. Pembagian kerja
2. Wewenang
3. Disiplin
4. Kesatuan pemerintah
5. Kesatuan pengarahan
6. Meletakan kepentingan perseorangan di bawah kepentingan umum
7. Balas jasa
8. Sentralisasi
9. Rantai sekalar
10. Order
11. Keadilan
12. Setabilitas staf organisasi
13. Inisiatif
14. Esprit de corps (semangat korsp)
Aliran Hubungan Manusia:
Aliran hubungan manusiawi (perilaku manusia atau neoklasik) muncul karena ketidak puasan bahwa yang di kemukakan pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efisiensi produksi dan keharmonisan kerja. Para manajer masih menghadapi kesulitan-kesulitan dan frustasi karena karyawan tidak selalu mengikuti pola-pola perilaku yang rasional.
Aliran Menejemen Modern:
Masa manajemen modern berkembang mulai dua jalur yang berbeda. Jalur pertama merupakan pengembangan dari aliran hubungan manusiawi yang di kenal sebagai perilaku organisasi, dan yang lain di bangun atas dasar manajemen ilmiah, di kenal sebagai aliran kuanitatif.
Pendekatan System:
Sebagai suatu prinsip fundamental, pendekatan system adalah sangat mendasar. Ini secara sederhana berarti bahwa segala sesuatu adalah saling berhubungan dan saling bergantung.
Pendekatan Kontingensi:
Pendekatan kontingensi di kembangkan oleh para manajemen, konsultan dan peneliti yang mencoba untuk menerapkan konsep-konsep dari berbagai aliran manajemen dalam situasi kehidupannyata.
Perkembangan Teori Manajemen di Masa Mendatang:
1. Dominan
2. Divergence
3. Convergence
4. Sintesa
5. Proliferation
I.
2 Faktor Lingkungan Yaitu:
A.LINGKUNGAN EKSTERNAL MIKRO: para pesaing, penyedia, langganan, lembaga2 keuangan,pasar tenaga terja, perwakilan2 pemerintah.
B.LINGKUNGAN EKSTERNAL MAKRO: teknologi, ekonomi, politik dan hukum, sosial-budaya, dimensi internasional.
II. ORGANISASI DAN LINGKUNGAN : Manager berusaha mempengaruhi lingkungan eksternal mikro, serta peramalan lingkungan eksternal makro’ melalui perencanaan, perancangan organisasi dan lingkungan, serta menyesuaikan dengan lingkungan.
III.
PROSES PERENCANAAN
1.PENGERTIAN : dalam perencanaan diputuskan apa, kapan, bagaimana, dan siapa yang melakukan. PERENCANAAN adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan/memutuskan selanjutnya apa yg harus dilakukan, kapan, bagaimana danoleh siapa
2.EMPAT TAHAP DASAR PERENCANAAN :
1) menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan;
2) Merumuskan keadaan saat ini;
3) Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan;
4) Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan
3.ALASAN2 PERLUNYA PERENCANAAN : protective benefits dan positive benefits.
Manfaat Perencanaan yi:
1)membantu manajemen unt penyesuaian diri dg lingkungan:
2)membantu kristalisasi penyesuai pada masalah2 utama;
3)memahami gambaran operasional secara jelas;
4)membantu penempatan tanggungjawab;
5)memberikan cara pemberian perintah untuk operasional;
6)memudahkan koordinasi;
7)membuat tujuan lebih rinci dan mudah difahami;
8)meminimumkan pekerjaan yg tidak pasti;
9)menghemat waktu, usaha dan dana.
Kelemahan Perencanaan:
1)Pekerjaan yg tercakup dlm perencanaan mungkin berlebihan pada kontribusi nyata; 2)cenderung menunda pekerjaan;
3)sering membatasi manajemen berinisiatif dan berinovasi;
4)ada rencana yg tidak konsisten diikutsertakan.
4.HUBUNGAN PERENCANAAN DGN FUNGSI MANAJEMEN LAINNYA: saling berhubungan, saling tergantung; saling berinteraksi.
5.PENGORGANISASIAN DAN PENYUSUNAN PERSONALIA
6.PENGARAHAN
7.PENGAWASAN
8.TIPE-TIPE PERENCANAAN DAN RENCANA : ada paling sedikit lima dasar pengklasifikasian rencana2 yi:
1)bidang fungsional;
2)Tingkatan organisasional;
3)karakteristik2 rencana yg meliputi faktor2 kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya, rasionalitas, kuantitatif dan kualitatif;
4)waktu;
5)Unsur2 rencana dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijakan dsbnya.
9.RENCANA—RENCANA STRATEGIK : Ada 2 tipe utama rencana yaitu rencana2 strategik yg dirancang memenuhi tujuan2 organisasi yg lebih luas yaitu pengimplementasi misi; dan rencana operasiona yi penguraian bagaimana rencana strategi akan dicapai.
10.RENCANA-RENCANA SEKALI PAKAI
11.RENCANA2 TETAP
12.FAKTOR WAKTU DAN PERENCANAAN : Rencana jangka pendek, menengah dan panjang
13.PERENCANAAN STRATEGIK
14.PROSES PERENCANAAN STRATEGIK : Langkah2 proses penyusunan stragik:
1)Penentuan Visi dan Tujuan;
2)Pengembangan profil perusahaan;
3)Analisa lingkungan eksternal;
4)Analisas internal perusahaan;
5)Identifikasi kesempatan dan ancaman strategik;
6)Pembuatan keputusan stratik;
7)Pengembangan stragi perusahaan;
8)Implementasi strategi;
9)peninjauan kembali dan evaluasi.
Efektivitas Perencanaan :
1)Kegunaan
2)Ketepatan Waktu
3)Efektivitas Biaya;
4)Ketepatan dan objektivitas;
5)Ruang Lingkup;
6)Akuntabilitas
Berbagai fungsi tujuan organisasi antara lain :
a.Pedoman bagi kegiatan.
b.Sumber legitimasi.
c.Standar pelaksanaan.
d.Sumber motivasi.
e.Dasar rasional pengorganisasian.
TIPE-TIPE TUJUAN:
a.tujuan kemasyarakatan
b.tujuan keluaran
Langganan:
Postingan (Atom)







